5 Tips Sukses Kelola Usaha Sampingan

JawaPos.com - Indonesia sukses menggelar pertemuan tahunan International Monetary Fund-World Bank Group (IMF-WBG) 2018. Dari hajatan yang berlangsung tujuh hari di Bali itu Indonesia meraih pujian dari pemimpin negara dan lembaga perbankan dunia. Salah satu momen yang terus terngiang adalah pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pembukaan IMF-WBG 2018 yang menggambarkan ekonomi dunia melalui analogi serial HBO, Game of Thrones.

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde mengatakan, Bali merupakan lokasi terbaik selama sejumlah pertemuan IMF-WBG yang diikutinya. Bahkan, dia mengaku ingin mengulangi pelaksanaan acara tahunan tersebut di Bali. "Setiap hari tersenyum. Kami selalu bersama kalian, IMF teman Indonesia," ungkapnya dalam acara penutupan IMF-WBG 2018 Annual Meetings di Nusa Dua, Bali, kemarin (14/10).

Menteri Keuangan Sri Mulyani juga mengatakan, selama 13 tahun mengikuti acara tahunan IMF-WBG, dirinya belum pernah mendengarkan pidato tuan rumah yang sederhana, fokus, dan relevan serta out of the box dengan efek yang luar biasa. "Wow effect. Amazing. Banyak yang tanya siapa yang bikin pidato, Sri Mulyani? Bukan. Itu Pak Jokowi sendiri," ungkapnya.

8 Kesepakatan dari Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia
Dari Kiri : Presiden Bank Dunia Jim Young Kim Ceo IMF Christine Lagarde Menko Maritim Luhut Panjaitan Menkeu Sry Mulyani dan Gubernur BI Perry Warjiyo saat penutupan IMF WGB 2018 di Nusa Dua, Bali. (FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS)

Beberapa hal dapat disepakati dalam acara yang berlangsung pada 8 hingga 14 Oktober 2018 itu. Pertama, bantuan bencana. Beberapa lembaga keuangan memberikan hibah dan pinjaman untuk pendanaan penanganan bencana di Sulteng dan Lombok, NTB, serta wilayah terdampak lainnya.

Kedua, investasi bidang infrastruktur. Selama sidang tahunan, pemerintah menawarkan 80 proyek dari 21 BUMN senilai USD 42 miliar atau sekitar Rp 630 triliun kepada investor. Sebanyak 19 proyek senilai USD 13,5 miliar atau Rp 202 triliun disepakati.

"Banyak yang sudah ke Bali beberapa tahun lalu dan mereka datang lagi melihat pembangunan di kawasan airport lihat toll road Nusa Dua. Ini memberikan harapan belahan Indonesia lain akan ada banyak proyek infrastruktur yang layak dibiayai," imbuhnya.

Ketiga, pengembangan SDM (sumber daya manusia) guna mengerek human capital index Indonesia. Salah satu perusahaan teknologi terbesar di Tiongkok, Alibaba, akan membantu pengembangan SDM Indonesia dengan program 1.000 pengusaha bidang digital.

Alibaba mengundang anak muda dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK) Indonesia untuk belajar bisnis digital di Tiongkok. Indonesia juga mengajukan diri menjadi pelopor (early adopter) untuk indeks modal manusia (human capital index) yang dilakukan oleh Bank Dunia.

Laporan itu akan menjadi acuan pemerintah dalam mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki kualitas SDM-nya. "Indonesia punya anggaran dan hasil yang harus diperbaiki lagi untuk pendidikan 20 persen dari APBN. Tetapi, hasilnya belum begitu berguna untuk negara, harus diperbaiki lagi," ujarnya.

Keempat, bidang kesehatan. Yakni, adanya bantuan dari Gates Foundation kepada PT Bio Farma (Persero) dalam riset pengembangan vaksin. "Sehingga vaksin tidak hanya diproduksi oleh negara Barat yang sifatnya monopoli. Indonesia dan India diharapkan mempunyai kapasitas. Jadi, harapannya bisa menjadi pemain dunia," urainya.

Gates Foundation juga akan membantu Indonesia agar bisa membeli vaksin yang murah untuk polio dan pneumonia. Sebab, Indonesia saat ini sudah dikategorikan negara maju di antara negara berpendapatan rendah. Dengan demikian, Indonesia sudah tidak masuk kelompok GAVI (global alliance for vaccine and immunization) dalam mengelola program vaksinasi di seluruh dunia. Sebab, jika tidak masuk kelompok itu, Indonesia harus membeli vaksin seharga USD 18 per ampul. Sedangkan negara dalam kelompok tersebut bisa membeli vaksin hanya seharga USD 3 per ampul. "Jika dalam lima tahun ke depan Bio Farma bisa membangun vaksinnya, harganya bisa kurang dari sepertiganya," ucap Sri Mulyani.

Kelima, pemanfaatan teknologi yang menghasilkan 12 prinsip bisnis financial technology (fintech) yang akan dikaji pemerintah sebagai dasar pembuatan kebijakan. Melalui kesepakatan itu, Alibaba berkomitmen membantu Indonesia memasarkan produk seperti mi instan, produk sarang burung walet, maupun kopi melalui platformnya. Pertemuan kali ini juga fokus membahas perubahan iklim.

"Kita semua tahu potensi munculnya pekerjaan kalau kita betul-betul serius ada 7 juta pekerjaan yang bisa kita create. Tetapi, jika kita tidak address, potensi damage bisa USD 230 miliar," ujarnya.

Ada pula pembahasan mengenai tantangan serta cara menstabilkan interest rate yang semakin naik dan capital outflow. "Kita mendengar bagaimana negara emerging yang lain Eropa, Kanada setelah kesepakatan perdagangan dengan AS, termasuk Meksiko," imbuhnya. Bank Dunia juga akan membantu agar negara tidak melulu terbebani utang.

"Ada USD 30 triliun menunggu, tetapi dia belum temukan proyek yang cocok untuk didanai," ujarnya.

Keenam, pemerintah juga menjelaskan potensi perekonomian Indonesia kepada lembaga pemeringkat dunia agar peringkat Indonesia sebagai negara layak investasi terus stabil, bahkan meningkat.

Ketujuh, kerja sama Bank Indonesia (BI) dengan bank sentral Singapura melakukan swap dan repo senilai USD 10 miliar untuk mempertebal cadangan devisa. "Ini untuk menghadapi Game of Thrones yang tidak mudah ini," ujar Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara.

Terakhir, pengenalan alternatif instrumen pembiayaan berbasis syariah, yakni green sukuk. "Mungkin ini yang pertama atau satu-satunya. Kami progresif sekali dalam hal ini dan dapat apresiasi dari market," imbuhnya.

Di balik kesuksesan penyelenggaraan pertemuan IMF-WBG 2018 tersebut, pemerintah berhasil menekan anggaran acara menjadi Rp 566,9 miliar. Angka itu lebih rendah bila dibandingkan dengan anggaran awal pelaksanaan pertemuan Rp 855,5 miliar.

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, panitia melakukan banyak penghematan. "Informasi awal dari PPK (pejabat pembuat komitmen) dan panitia memperkirakan total realisasi biaya bisa ditekan sekitar Rp 500 miliar," ungkapnya.

Bentuk penghematan, antara lain, 4.000 sedan keluaran tahun 2013 dan 2015 yang digunakan delegasi disewa dari Mercedes-Benz yang sebelumnya merupakan bekas taksi.

"Saya senang Pak Jim (Jim Yong-kim, presiden World Bank Group) dan Ibu Lagarde (Christine Lagarde, managing director IMF)telah menjalani pengalaman naik taksi di Indonesia, selama mereka tinggal di sini. Mercy E 200 adalah taksi dan kami ubah sedikit tampilannya sehingga lebih mahal mobilnya," imbuhnya.

Acara tahunan tersebut juga memberikan dampak positif bagi Bali maupun Indonesia. Jumlah penumpang bertambah 1,2 juta orang. Okupansi hotel pun meningkat dari 60 hingga 70 persen, lalu menjadi 80 persen. "Ini semua sejalan dengan usaha kita mengurangi CAD (current account defisit). Diperkirakan pendapatan Bali akan bertambah Rp 1,2 triliun, tetapi saya perkirakan bisa naik di waktu-waktu yang akan datang," urainya.

Sebanyak 3.000 orang juga telah mendaftar untuk wisata ke berbagai tempat, yakni Bali, Lombok, Mandalika, Labuan Bajo, dan Danau Toba. "Diperkirakan ada beberapa ratus miliar yang bisa didapat dari kunjungan turis tersebut," terangnya.

Dunia internasional juga kagum dengan Indonesia yang bisa berkoordinasi dengan apik dalam menghadapi gempa dan tsunami di Palu, Lombok, serta Asian Para Games dan pertemuan tahunan IMF-WBG 2018 yang berlangsung hampir bersamaan.

Bali juga merasakan manfaat jangka pendek, yakni bantuan pembangunan infrastruktur oleh pemerintah pusat melalui APBN. "Pertama underpass Ngurah Rai untuk memecah kemacetan Rp 174 miliar," ujar Gubernur Bali I Wayan Koster. Ada pula perluasan parkir Bandara Ngurah Rai sehingga bisa memperbanyak sirkulasi pesawat.

"Soal sampah yang bertahun-tahun tidak selesai dengan anggaran Rp 250 miliar multiyear 2017-2019 diambil alih pemerintah pusat, langsung selesai," imbuhnya. Perhelatan tersebut juga dapat menambah 32 ribu lapangan pekerjaan. Pertumbuhan ekonomi di Bali pun diprediksi juga akan naik pesat menjadi 6,52 persen. "Pertumbuhan ekonomi tanpa IMF sekitar 5,98 persen," urainya.

Ekonomi Islam

Indonesia menjadi salah satu pionir dalam mengampanyekan ekonomi Islam di forum ekonomi global. Kemarin (14/10) Bank Indonesia (BI) meluncurkan waqf core principle dan waqf linked sukuk dalam pertemuan tahunan IMF-WBG di Bali. Keduanya adalah hasil kerja sama BI dengan Islamic Development Bank (IDB). Ini adalah kali pertama topik ekonomi dan keuangan syariah dibahas dalam forum itu. Hal tersebut menunjukkan keseriusan Indonesia untuk menjadi salah satu pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dunia.

"Belum ada negara-negara lain di dunia yang memperkenalkan prinsip wakaf," kata Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI Anwar Bashori.

Waqf core principle merupakan dokumen lengkap yang berisi tentang tata kelola dan arah wakaf di masa depan. Isinya adalah prinsip-prinsip wakaf yang terdiri atas 17 butir. Prinsip-prinsip itu disesuaikan dengan konsep pembangunan dalam sustainable development goals (SDGs). Di antaranya, fungsi wakaf untuk menolong sesama dan mengangkat ekonomi masyarakat miskin.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, dunia tidak bisa hanya mengandalkan ekonomi konvensional. "Ini memicu kita mencari pendekatan baru untuk pencapaian pertumbuhan berkelanjutan. Salah satu solusi yang ada adalah memanfaatkan ekonomi dan keuangan Islam," kata Perry.

Waqf core principle sebenarnya sudah diinisiasi pada 2014. Namun, peluncurannya baru dilaksanakan kemarin. Waqf core principle itu selanjutnya akan menjadi pedoman bagi negara-negara yang mempunyai skema wakaf untuk program SDGs-nya. Pedoman itu berisi tentang integritas, manajemen risiko, tata kelola, dan pengaturan hukum dalam program wakaf.

Selain meluncurkan waqf core principle, BI meluncurkan waqf linked sukuk. Wakaf jenis itu memungkinkan sukuk diterbitkan oleh pemerintah dari dana wakaf. Sejauh ini, dana wakaf yang terkumpul untuk program tersebut adalah Rp 25 miliar. Dana itu masih berpotensi untuk terus bertambah. Rencananya, pemerintah menggunakan dana itu untuk program-program kesehatan dan pendidikan. Juga, untuk program pemulihan pascabencana gempa di NTB, Sulteng, dan Jawa Timur.

Aset keuangan syariah tumbuh 10-12 persen setiap tahun. Saat ini jumlahnya lebih dari USD 2 triliun. Penerbitan sukuk di dunia pada 2017 sebesar USD 97,9 miliar atau tumbuh 45,3 persen secara year-on-year (yoy). Pertumbuhan yang tinggi itu menunjukkan demand yang tinggi dari pasar.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai, waqf linked sukuk dapat menarik sumber pendanaan baru berbiaya rendah. "Ini adalah kesempatan bagi filantropi-filantropi untuk masuk dan memberi peran yang lebih besar bagi negara yang menerimanya," ucap perempuan yang kerap disapa Ani itu. Karena berbasis qardhul hasan (tidak meminta imbalan), wakif (orang yang memberikan wakaf) dalam waqf linked sukuk itu nanti bisa mempunyai imbal hasil sukuk yang lebih rendah ketimbang imbal hasil sukuk lainnya.

Dana Bencana

Dana bantuan untuk rekonstruksi wilayah terdampak bencana seperti Lombok dan Sulteng terus berdatangan dari berbagai lembaga keuangan internasional. Setelah Asian Development Bank (ADB), Bank Dunia turut memberikan pinjaman hingga USD 1 miliar atau Rp 15 triliun (kurs Rp 15.000 per USD) kepada Indonesia. Selain untuk rekonstruksi, dana tersebut juga digunakan untuk menyokong ketahanan jangka panjang terhadap bencana.

Dana tersebut bisa langsung dicairkan sesuai dengan permintaan pemerintah. Sebelumnya, Bank Dunia juga memberikan dana hibah USD 5 juta atau Rp 75,5 miliar (kurs Rp 15.100 per USD) untuk rekonstruksi pascabencana di Lombok dan Sulteng. Pendanaan tersebut juga mencakup pemberian bantuan uang tunai kepada 150 ribu keluarga termiskin yang terdampak bencana untuk periode enam bulan hingga satu tahun. Selain itu, ada tambahan sistem perlindungan sosial untuk mendukung ekonomi lokal. 

(vir/rin/c10/c11/agm)

Source : https://www.jawapos.com/ekonomi/bisnis/15/10/2018/8-kesepakatan-dari-pertemuan-tahunan-imf-bank-dunia

8 Kesepakatan dari Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia
Terlihat Sepele, Tujuh Bisnis Ini Mudah dan Menguntungkan
Dana Desa di Tengah Kemiskinan dan Industri 4.0
Kesalahan Fatal yang Bisa Bikin Bangkrut Bisnis Anda
[LIMITED STOCK!] Related eBay Products